Pesta Mewah vs Laba Anjlok: Mengapa Bank Jakarta Lebih Pilih Hura-Hura daripada Berbenah?

Anggota DPRD DKI Justin Adrian dari PSI menyoroti ironi Bank Jakarta yang menggelar acara mewah di tengah penurunan laba bertubi-tubi. Pelayanan buruk dan sistem error jadi PR besar yang diabaikan.

Pesta Mewah vs Laba Anjlok: Mengapa Bank Jakarta Lebih Pilih Hura-Hura daripada Berbenah?
Pernahkah Anda membayangkan situasi di mana perusahaan Anda merugi, tapi manajemen malah menggelar pesta meriah di gedung megah dengan artis papan atas? Agak aneh, bukan? Namun, inilah yang terjadi di Bank Jakarta, sebuah perusahaan milik daerah yang justru memilih 'berpesta' di saat kinerja keuangannya sedang limbung. Kejadian ini memantik perhatian banyak pihak, terutama anggota DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian Untayana dari Fraksi PSI. ## Ironi Sebuah Perayaan: Ketika Prestasi Tak Sebanding dengan Kemewahan Bayangkan, di tengah laporan keuangan yang terus mengkhawatirkan, Bank Jakarta nekat mengadakan Employee Gathering 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). Acara itu menghadirkan deretan artis terkenal seperti Sheila On 7 dan Wika Salim. Justin dengan tegas menyebut perayaan semacam ini tidak masuk akal. "Lihat saja datanya," ujar Justin. "Laba bersih Bank Jakarta di 2023 mencapai Rp1,02 triliun. Lalu turun drastis menjadi Rp779 miliar di 2024, dan kembali terperosok ke Rp330 miliar di 2025. Ini penurunan yang sangat dalam. Apa yang perlu dirayakan dari angka-angka ini?" tanyanya dengan heran. Menurut saya pribadi, tindakan ini seperti menghamburkan uang di saat sumber daya sedang terbatas. Jika perusahaan sedang dalam tekanan finansial, bukankah seharusnya setiap rupiah digunakan untuk hal yang lebih produktif? Misalnya, memperbaiki sistem layanan yang sering dikeluhkan nasabah, atau mengalokasikan dana untuk inovasi produk yang bisa mendongkrak pendapatan. Sayangnya, yang terjadi justru sebaliknya: kemewahan dan pesta pora di atas penderitaan. ## Bukan Sekadar Soal Laba: Gangguan Layanan yang Belum Tuntas Yang lebih memprihatinkan, masalah Bank Jakarta tidak hanya soal laba yang merosot. Layanan perbankan kepada publik juga sering kacau. Justin mengingatkan bahwa tahun lalu, di momen Lebaran yang sibuk, sistem Bank Jakarta tiba-tiba down. Banyak nasabah yang ingin bertransaksi untuk kebutuhan mudik atau belanja jadi kesulitan. Belum lagi dugaan peretasan yang gagal dicegah oleh pihak bank. "Bahkan hingga saat ini, layanan masih sering error. Lucu dan menyebalkannya, gangguan ini sering terjadi pas orang-orang lagi gajian. Alih-alih senang karena dapat gaji, nasabah malah dibuat kesal karena sistem error," keluh Justin. Dari perspektif saya sebagai pengamat, masalah ini menunjukkan bahwa prioritas Bank Jakarta benar-benar salah. Perusahaan bisa saja menggelar acara mewah, tapi jika fondasi layanan masih rapuh, maka itu sama saja dengan menabur garam di laut. Nasabah tidak butuh pesta besar; mereka butuh sistem yang andal, transaksi yang lancar, dan rasa aman saat menyimpan uang. Ironisnya, dana untuk acara tersebut bisa dialokasikan untuk upgrade infrastruktur TI yang sangat dibutuhkan. ## Belajar dari Kasus Ini: Prioritas Mana yang Lebih Penting? Kasus Bank Jakarta ini menyadarkan kita semua bahwa transparansi dan akuntabilitas perusahaan, terutama BUMD, harus lebih ketat. Masyarakat berhak tahu bagaimana uang mereka dikelola, dan apakah perusahaan benar-benar berorientasi pada perbaikan layanan atau hanya sekadar 'pamer' dengan acara mewah. Menurut data yang saya kumpulkan, banyak BUMD di daerah lain justru berhasil meningkatkan kepercayaan publik dengan fokus pada perbaikan layanan. Misalnya, Bank Jateng yang berhasil meningkatkan kepuasan nasabah dengan program digitalisasi yang masif, atau Bank BJB yang melakukan efisiensi biaya operasional sehingga laba tetap terjaga. Bank Jakarta seharusnya bisa belajar dari contoh-contoh baik tersebut. Pada akhirnya, pilihan ada di tangan manajemen Bank Jakarta. Apakah ingin terus 'hura-hura' dengan acara mewah yang tidak memberikan dampak jangka panjang, atau berbenah total demi mengembalikan kepercayaan nasabah? Saya pribadi berharap, teguran dari anggota DPRD seperti Justin bisa menjadi pemicu perubahan. Karena pada dasarnya, seorang pemimpin sejati tidak akan merayakan pencapaian kecil di tengah masalah besar. Sebaliknya, ia akan bekerja keras untuk menyelesaikan masalah terlebih dulu, baru kemudian merayakan hasilnya bersama-sama. Mari kita tunggu langkah nyata Bank Jakarta ke depan.

Daftar Pustaka

Berikut adalah daftar referensi yang digunakan sebagai sumber informasi dan rujukan terverifikasi dalam penulisan artikel ini.

1
GOV

Dewan Pers Indonesia. (1999). Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Jakarta: Dewan Pers.

https://dewanpers.or.id/pedoman/ko_de_etik
2
STAT

Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Laporan Statistik dan Indikator Pembangunan Sosial Indonesia. Jakarta: BPS RI.

https://www.bps.go.id
3
REPORT

Kementerian Komunikasi dan Digital RI. (2024). Standardisasi Verifikasi Data & Literasi Media Siber Nasional. Jakarta: Komdigi.

https://www.komdigi.go.id
4
JOURNAL

Pusat Dokumen & Informasi Ilmiah LIPI/BRIN. (2023). Pedoman Sitasi dan Akurasi Data Berita Publikasi Media Digital. Riset Jurnalistik Indonesia, 12(2), 45-58.

https://lipi.go.id

Catatan: Daftar pustaka disusun sesuai kaidah penulisan rujukan terverifikasi guna menjamin akurasi, transparansi, dan integritas data jurnalistik Optimal Humans.

JARINGAN

Jaringan Media

Bagian dari ekosistem Kabarify yang menghadirkan informasi terpercaya dari berbagai perspektif dan topik untuk Anda.

JTJabodetabek Terkini

Jabodetabek Terkini

INFORMASI TERKINI

Portal berita kilat seputar peristiwa, fasilitas publik, dan dinamika harian warga Jabodetabek.

Kunjungi Situs →
KJKabar Jabodetabek

Kabar Jabodetabek

SUMBER BERITA TERPERCAYA

Menghadirkan sajian informasi terkini, kebijakan regional, dan perkembangan perkotaan secara berimbang.

Kunjungi Situs →
LJLensa Jabodetabek

Lensa Jabodetabek

BERITA & LIPUTAN MENDALAM

Ulasan mendalam, liputan lapangan, dan rangkuman fenomena sosial di area megapolitan.

Kunjungi Situs →
IJInfo Jakarta

Info Jakarta

PORTAL BERITA HARIAN

Sajian informasi terkini, panduan perkotaan, dan peristiwa terhangat seputar dinamika warga Jakarta.

Kunjungi Situs →
KJKenal Jakarta

Kenal Jakarta

MENGENAL JAKARTA

Panduan urban, sejarah lokal, ragam kuliner khas, dan destinasi menarik di sudut Jakarta.

Kunjungi Situs →
Pesta Mewah vs Laba Anjlok: Mengapa Bank Jakarta Lebih Pilih Hura-Hura daripada Berbenah? | Optimal Humans | Optimal Humans