Sri Mulyani Bergabung dengan Gates Foundation, Jadi Anggota Dewan Direksi Global
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung dengan Bill & Melinda Gates Foundation sebagai anggota Dewan Direksi. Penunjukan ini menandai pengakuan global atas kiprah Sri Mulyani di bidang ekonomi dan pembangunan internasional.
%3Astrip_icc()%2Fkly-media-production%2Fmedias%2F5316910%2Foriginal%2F014057600_1755255228-Menkeu_Sri_Mulyani_RAPBN.jpg&w=1600&q=75)
Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, resmi ditunjuk sebagai anggota Dewan Direksi atau Governing Board Bill & Melinda Gates Foundation. Penunjukan tersebut diumumkan pada Januari 2026 dan menjadi babak baru kiprah Sri Mulyani di tingkat global, khususnya dalam bidang filantropi dan pembangunan berkelanjutan.
Sebagai anggota dewan, Sri Mulyani akan berperan dalam mengawasi arah strategis yayasan, termasuk pengambilan keputusan terkait kebijakan, prioritas program, serta penggunaan sumber daya untuk mencapai tujuan filantropi global. Gates Foundation sendiri dikenal sebagai salah satu yayasan terbesar di dunia yang fokus pada isu kesehatan global, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kualitas hidup di negara berkembang.
CEO Gates Foundation, Mark Suzman, menyebut pengalaman panjang Sri Mulyani dalam pengelolaan kebijakan fiskal, pembangunan ekonomi, dan kerja sama internasional menjadi nilai tambah penting bagi yayasan. Rekam jejak Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan Indonesia dan mantan Managing Director Bank Dunia dinilai sejalan dengan misi yayasan dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Sri Mulyani menyampaikan rasa terhormat atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menilai peran di Gates Foundation sebagai kesempatan untuk berkontribusi lebih luas dalam menjawab tantangan global, seperti ketimpangan ekonomi, akses kesehatan, dan perlindungan kelompok rentan di berbagai negara.
Gates Foundation saat ini tengah menjalankan strategi besar dengan rencana mengalokasikan seluruh dana abadi yayasan dalam dua dekade ke depan untuk memaksimalkan dampak sosial. Kehadiran Sri Mulyani di jajaran dewan diharapkan dapat memperkuat perspektif negara berkembang dalam perumusan kebijakan dan program yayasan.
Penunjukan ini juga menambah daftar tokoh Indonesia yang dipercaya memegang peran strategis di lembaga internasional. Di tengah perannya sebagai Menteri Keuangan, keterlibatan Sri Mulyani di Gates Foundation dinilai mencerminkan kepercayaan dunia terhadap kapasitas dan integritas Indonesia dalam kancah global.
Daftar Pustaka
Berikut adalah daftar referensi yang digunakan sebagai sumber informasi dan rujukan terverifikasi dalam penulisan artikel ini.
Dewan Pers Indonesia. (1999). Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Jakarta: Dewan Pers.
https://dewanpers.or.id/pedoman/ko_de_etikBadan Pusat Statistik (BPS). (2024). Laporan Statistik dan Indikator Pembangunan Sosial Indonesia. Jakarta: BPS RI.
https://www.bps.go.idKementerian Komunikasi dan Digital RI. (2024). Standardisasi Verifikasi Data & Literasi Media Siber Nasional. Jakarta: Komdigi.
https://www.komdigi.go.idPusat Dokumen & Informasi Ilmiah LIPI/BRIN. (2023). Pedoman Sitasi dan Akurasi Data Berita Publikasi Media Digital. Riset Jurnalistik Indonesia, 12(2), 45-58.
https://lipi.go.idCatatan: Daftar pustaka disusun sesuai kaidah penulisan rujukan terverifikasi guna menjamin akurasi, transparansi, dan integritas data jurnalistik Optimal Humans.





